PatroliIndonesia | Lampung Timur – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) KHASHA Japanese Language Center (JLC) melepas peserta program pemagangan ke Jepang dalam sebuah seremoni di Jalan Pramuka, Desa Labuhan Ratu Satu, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui jalur pemagangan luar negeri.
Acara dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Lampung Timur Melya Dewi, S.P. yang mewakili Bupati Lampung Timur, Kepala Bidang Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Lampung Amsir, S.I.P., Anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur Imam Zaki Nurhidayat, S.T.P., Camat Way Jepara Fajar Bayu Firdaus, S.Pd., unsur Forkopimcam, kepala desa, kepala sekolah, serta pimpinan sejumlah lembaga pelatihan kerja.
Dalam sambutan Bupati Lampung Timur yang dibacakan Melya Dewi, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi LPK KHASHA JLC dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, disiplin, serta mampu bersaing di tingkat internasional melalui program pemagangan resmi ke Jepang.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mendukung upaya peningkatan kualitas SDM melalui program pemagangan luar negeri yang aman dan legal, sehingga mampu membuka peluang kerja sekaligus mengurangi angka pengangguran,” demikian salah satu poin sambutan Bupati.
Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Lampung Amsir menegaskan bahwa program pemagangan ke Jepang merupakan salah satu jalur pengembangan kompetensi tenaga kerja yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Para peserta diharapkan menjaga etos kerja, kedisiplinan, serta nama baik Indonesia selama menjalani program di Jepang.
Komisaris Utama LPK KHASHA JLC Ahmad Khoerudin mengatakan, pada gelombang pemberangkatan kali ini empat peserta dijadwalkan berangkat pada Kamis malam, sedangkan sembilan peserta lainnya akan menyusul pada Jumat (31/7/2026). Dengan demikian, total 13 peserta diberangkatkan secara bertahap.
Menurut Ahmad Khoerudin, LPK KHASHA JLC menargetkan mampu memberangkatkan sekitar 250 peserta program pemagangan ke Jepang hingga akhir tahun 2026.
“Target kami hingga akhir tahun sekitar 250 peserta dapat diberangkatkan ke Jepang. Kami terus meningkatkan kualitas pelatihan bahasa, keterampilan, serta pembinaan karakter agar lulusan siap bekerja dan mampu bersaing di dunia industri internasional,” ujarnya.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta, disaksikan para tamu undangan dan keluarga peserta. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum pemberian motivasi kepada para calon peserta agar menjaga integritas, profesionalisme, dan membawa pengalaman yang bermanfaat saat kembali ke Indonesia. (Rahman)