Avanza Terguling di Jalintim Depan Museum Sesat Agung, 5 Orang Jadi Korban Luka Ringan

Tulang Bawang (PI) – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Tulang Bawang dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110.

Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna putih dilaporkan terguling di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Kampung Bugis, tepat di depan Museum Sesat Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Minggu (25/10/2026).

Laporan kecelakaan tersebut diterima operator Call Center 110 Polres Tulang Bawang dari warga bernama Yulian, pada pukul 10.25 WIB. Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga terjadi akibat adanya tumpahan minyak atau solar di badan jalan yang membuat permukaan jalan licin.

Begitu menerima laporan, petugas operator 110 langsung meneruskan informasi tersebut kepada Pamapta II Polres Tulang Bawang.

Tanpa menunggu lama, Ipda Angga Septama bersama personel piket fungsi lalu lintas segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Sekitar pukul 10.33 WIB, empat personel gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan serta mengantisipasi kecelakaan lanjutan.

Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap satu unit Toyota Avanza putih yang terguling di pinggir jalan. Evakuasi dilakukan dengan menarik kendaraan tersebut bersama bantuan masyarakat sekitar dan pengendara yang melintas, hingga kendaraan berhasil dievakuasi.

Berdasarkan laporan di lapangan, kendaraan tersebut membawa lima orang termasuk pengemudinya. Empat orang telah dibawa ke Klinik MMC Menggala untuk mendapatkan penanganan medis, sementara pengemudi tetap berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi.

Beruntung, kelima orang tersebut hanya mengalami luka ringan dan tidak ada korban jiwa.

Penanganan di lokasi berlangsung hingga sekitar pukul 11.38 WIB. Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu proses evakuasi agar situasi di sekitar TKP tetap aman dan terkendali.

Adapun personel yang terlibat yakni Ipda Angga Septama selaku Pamapta II, Brigpol Muklis dari anggota SPKT, serta Briptu Yuda dan Briptu Rian dari fungsi lalu lintas.

Dalam keterangannya, Ipda Angga Septama menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110 menjadi informasi penting untuk segera ditindaklanjuti.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat melalui layanan Call Center 110, kami langsung meneruskan informasi kepada personel terkait untuk segera menuju lokasi. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan masyarakat, membantu penanganan korban, melakukan pengaturan lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan agar situasi kembali aman dan terkendali,” ujar Ipda Angga Septama.

Ia juga mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama ketika melintasi jalur yang berpotensi licin akibat tumpahan minyak, solar, atau material lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga konsentrasi, mengurangi kecepatan ketika menghadapi kondisi jalan yang berbahaya, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center 110 agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas,” tambahnya.

Polres Tulang Bawang terus mengoptimalkan pelayanan melalui Call Center 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan yang membutuhkan penanganan cepat.

Respons terhadap laporan kecelakaan di depan Museum Sesat Agung ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *