PatroliIndonesia.net | LAMPUNG TIMUR — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lampung Timur, Kak H.M. Muslih, secara resmi menutup kegiatan Perkemahan dan Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Lampung Timur di Bumi Perkemahan Pelindung Jaya, Kecamatan Gunung Pelindung, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak 11 Oktober 2026 tersebut diikuti utusan Kwartir Ranting (Kwarran) dari seluruh wilayah Kabupaten Lampung Timur serta gugus depan di lingkungan Kwarran Gunung Pelindung. Perkemahan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, menanamkan nilai-nilai kepramukaan, sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Dalam arahannya, Kak H.M. Muslih menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Dukungan itu datang dari Camat beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, anggota Linmas, panitia pelaksana, hingga para pembina pendamping perkemahan.
Menurut Muslih, keberhasilan kegiatan kepramukaan tidak terlepas dari sinergi dan kepedulian berbagai pihak dalam mendukung pembinaan generasi muda. Karena itu, semangat kebersamaan yang terbangun selama perkemahan diharapkan terus terjaga dan diwujudkan dalam kegiatan pembinaan yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Muslih menegaskan pentingnya peran pembina pendamping dan pembina gugus depan (Gudep) dalam membimbing peserta didik, mengembangkan potensi mereka, serta mengantarkan generasi muda meraih cita-cita.
Ia berharap para pelatih dan pembina gugus depan terus meningkatkan kualitas pembinaan, memberikan pendampingan yang konsisten, serta menanamkan nilai-nilai positif Gerakan Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan kuatnya pembinaan dan pendampingan dari para pelatih serta pembina gugus depan, saya berharap Pramuka Lampung Timur menjadi kelompok penjaga, pelestari, dan perawat keagungan peradaban Lampung Timur,” demikian pesan yang disampaikan Muslih dalam arahannya.
Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai pembentukan karakter yang terkandung dalam pengamalan Satya dan Darma Pramuka merupakan modal penting dalam menjaga budaya, membangun kepribadian, dan merawat peradaban daerah.
Menurutnya, penampilan dan berbagai aktivitas peserta didik selama perkemahan telah menunjukkan bahwa Lampung Timur memiliki generasi Pramuka yang tangguh dan berpotensi menjadi pemimpin masa depan.
Oleh sebab itu, Muslih berharap para pembina gugus depan senantiasa mengedepankan kesabaran, ketekunan, dan keuletan dalam mendampingi peserta didik. Peran pembina dinilai sangat penting untuk melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat serta daerahnya.
“Tangan dingin, keuletan, dan kesabaran kakak-kakak pembina gugus depan diharapkan menjadi sumber lahirnya para Pramuka penjaga peradaban di Lampung Timur,” menjadi pesan penting dalam penutupan kegiatan tersebut.
Upacara penutupan Perkemahan dan Apel Besar Hari Pramuka ke-65 itu turut dihadiri para Wakil Ketua Kwarcab Lampung Timur, Sekretaris Kwarcab Lampung Timur, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Kapusdiklatcab) Dharma Pura Lampung Timur, Sekretaris Kecamatan Gunung Pelindung, Kepala Desa Pelindung Jaya, Ketua Kwarran Gunung Pelindung, para andalan cabang Kwarcab Lampung Timur, andalan ranting Gunung Pelindung, serta Ketua dan anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) Lampung Timur.
Penutupan kegiatan ini diharapkan menjadi titik penguat semangat bagi seluruh jajaran Gerakan Pramuka Lampung Timur untuk terus meningkatkan pembinaan generasi muda. Dengan dukungan pembina, pemerintah, dan masyarakat, Pramuka diharapkan mampu melahirkan kader-kader pemimpin yang berkarakter serta menjadi penjaga nilai-nilai budaya dan peradaban Lampung Timur. (Rahman)







