104 SD dan 24 SMP Ikuti Monev BOSP di Sukadana, Disdik Tekankan Akuntabilitas Dana

Lampung Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Timur terus memperkuat komitmen terhadap tata kelola pendidikan yang transparan dan akuntabel. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahap I Tahun Anggaran 2026, yang digelar di SD Negeri 2 Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Timur, Gunadi, S.STP., M.M., Sekretaris Dinas Sriyono, Kabid Dikdas Suprapto, serta unsur Korwil, K3S, dan ratusan peserta. Tercatat sebanyak 104 peserta dari jenjang SD dan 24 peserta dari SMP/sederajat ambil bagian dalam kegiatan yang melibatkan empat kecamatan, yakni Sukadana, Way Bungur, Bumi Agung, dan Braja Selebah.

Kabid Dikdas, Suprapto, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan monitoring ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan, penyaluran, serta pemanfaatan dana BOSP berjalan sesuai ketentuan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi bagi satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelaporan dan penggunaan anggaran.

“Melalui monev ini, kami ingin memastikan bahwa dana BOSP benar-benar digunakan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Gunadi, menegaskan bahwa pengawasan rutin menjadi langkah strategis dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan sekolah. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan kepada pihak sekolah agar mampu menyusun laporan pertanggungjawaban secara akurat dan profesional.

“Ini bukan sekadar pengawasan, tetapi juga pembinaan. Kami ingin sekolah-sekolah semakin tertib administrasi dan maksimal dalam memanfaatkan anggaran untuk peningkatan mutu pendidikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 2 Muara Jaya, Intan Delfila Putri, S.Pd., mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua sesi, yakni pagi hingga siang dan dilanjutkan sesi kedua pada siang hingga sore hari.

“Peserta mengikuti kegiatan sesuai jadwal sesi yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan berjalan tertib dan efektif,” jelasnya.

Melalui evaluasi berkala ini, diharapkan seluruh dana BOSP yang disalurkan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar, sekaligus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Lampung Timur. (Rahman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *